
SMEGIONE – SMK PGRI 1 Tangerang baru saja merampungkan seluruh rangkaian agenda Ujian Satuan Pendidikan (USP) bagi siswa kelas 12 dari semua kompetensi keahlian. Kegiatan ini berlangsung selama lima hari penuh, dimulai dari tanggal 13 April hingga resmi berakhir pada 17 April 2026. Seluruh tahapan ujian dilaporkan berjalan dengan sangat lancar, aman, dan tertib.
Pelaksanaan USP tahun ini tetap konsisten menggunakan dukungan teknologi digital sebagai standar evaluasi sekolah. Para siswa mengerjakan seluruh materi ujian secara berbasis komputer melalui sistem sisterfani. Penggunaan platform ini sudah menjadi bagian dari sistem pendidikan di SMK PGRI 1 Tangerang sejak tahun-tahun sebelumnya, guna memastikan proses penilaian berjalan secara transparan, akurat, dan efektif bagi seluruh peserta didik.

Keberhasilan pelaksanaan ini juga tercermin dari kesiapan para siswa dalam menghadapi soal-soal ujian. Moses, salah satu peserta dari kelas 12 Digital Marketing, mengungkapkan bahwa dirinya tidak mengalami hambatan berarti selama proses ujian berlangsung. Menurut Moses, kunci kelancarannya adalah pemahaman materi yang sudah diberikan oleh bapak dan ibu guru selama di kelas. Selama ujian ia merasa tidak ada kesulitan karena ia sudah mempelajari serta memahami materi atau pelajaran yang diberi oleh guru, sehingga pada saat menjelang ujian ia hanya perlu membaca ulang atau mengingat sedikit saja.
Pihak sekolah menegaskan bahwa USP ini merupakan agenda yang sangat krusial karena menjadi salah satu syarat utama penentu kelulusan bagi siswa tingkat akhir. Selain sebagai syarat lulus, nilai yang diperoleh para siswa dalam ujian ini juga akan diambil untuk mengisi komponen nilai pada raport semester akhir. Dengan selesainya USP ini, SMK PGRI 1 Tangerang berharap seluruh siswa kelas 12 bisa mendapatkan hasil yang maksimal sesuai dengan usaha yang telah mereka berikan. Prestasi yang diraih dalam ujian ini diharapkan menjadi modal kepercayaan diri bagi para lulusan saat nantinya terjun ke dunia kerja atau melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
