Terapi Kaki Menggunakan Ikan

Sending
User Review
0 (0 votes)

Hari ini SMK PGRI 1 Tangerang kembali memanjakan para guru dan siswa-siswinya. Kali ini dengan membuatkan kolam berisi ratusan ikan Garra Rufa yang didatangkan dari Timur Tengah. Ide ini digagas oleh Kepala Sekolah, bapak Aep Gumiwa. Sebagian siswa tampak antusias ingin mencoba terapi yang konon mampu membuat orang rileks dan melancarkan darah. Kita tidak perlu takut, karena ikan Garra Rufa tidak menggigit dan tidak melukai kaki.

Ikan Garra rufa aslinya hidup di sungai-sungai di negara Timur Tengah seperti di Turki, Syria, Iran dan Irak. Umurnya 4 sampai 6 tahun dengan panjang maksimal 12 cm. Tetapi, ikan yang digunakan untuk terapi adalah ikan yang masih kecil yang berumur 3-6 bulan, umumnya memiliki panjang 1,5 hingga 2 cm. Ikan ini dapat hidup pada air dengan suhu 0 hingga 43 derajat Celcius.

Pada masyarakat Turki, spa bersama ikan ini sudah dikenal sejak 200 tahun yang lalu. Tetapi, fish therapy ini baru marak dikenal di Asia, Eropa dan Amerika sejak tahun 2006. Pada awal penemuannya, ikan ini disangka sebagai ikan pemakan daging. Pada waktu itu, saat sekelompok orang berada di sungai Kangal, Turki, ikan-ikan ini mengerubungi kaki mereka. Tetapi, mereka tidak mendapati kaki mereka terluka bahkan mereka merasakan tubuh mereka terasa lebih segar. Itulah, awal mulanya sehingga ikan ini akhirnya dijadikan salah satu terapi untuk menyembuhkan penyakit.

Sebelum mulai memasukkan kaki ke dalam kolam, kaki sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu. Tujuannya agar kaki bersih dari debu, lotion atau zat kimia lainnnya yang dapat membuat ikan mabuk atau tidak mau mendekati kaki. Pertama kali memasukkan kaki, kita akan merasakan geli akibat “serbuan” ikan ini. Selanjutnya juga dapat dirasakan seperti tersengat setrum kecil. Ikan kecil ini memang senang memakan sel kulit mati. Tetapi, karena jenis ikan ini tidak mempunyai gigi, maka tidak akan berbahaya dan melukai kaki. Sebaliknya justru membuat kaki terasa geli. Mereka akan terus menempel pada kaki sambil terus menerus memakan sel kulit mati.

Karena memakan sel kulit mati, maka kaki akan lebih bersih, terasa lebih halus dan dipercaya dapat mengobat penyakit kulit tertentu seperti eksem kering dan psoriasis (kulit merah dan bersisik). Saat menghisap kulit mati, ikan Garra rufa juga akan mengeluarkan air liur yang mengandung sejenis enzim dithranol (anthralin) yang akan merangsang pertumbuhan sel kulit baru. Manfaatnya, akan mengurangi rasa gatal pada kulit dan menyamarkan noda bekas luka.

Selain untuk kecantikan dan kesehatan kulit, ikan ini juga dapat memberikan efek positif lainnya untuk tubuh. Saat ikan-ikan ini menyedot kulit kaki, kaki akan merasakan setruman-setruman kecil yang dihasilkan dari kerumunan ikan yang dapat merangsang titik-titik akupuntur pada telapak kaki dan membuat sirkulasi darah menjadi lancar. Agar mendapatkan hasil yang maksimal, terapi hendaknya dilakukan secara teratur 2 sampai 3 kali seminggu selama 3 bulan.

Melihat ikan yang berlarian dan sigap menyedot kulit mati dapat membuat perasaan rileks. Belum lagi rasa geli akibat isapan mulut ikan-ikan kecil ini. Kita pasti dapat merasakan perasaan nyaman yang akan membuat santai.

About The Author

Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Website ini meraih: Juara harapan 1 dalam Lomba Website SMK Tingkat Nasional tahun 2000 yang diadakan oleh Sekolah2000, APJII, dan Dikmenjur. (30 Oktober 2000). Juara 3 lomba situs web Sekolah Lanjutan Tingkat Atas dan Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Panitia Harkitnas 2003 Kementerian Komunikasi dan Informasi. (17 Juni 2003).
+